Jumat, 24 Februari 2012

DAMPAK NEGATIF ROKOK BAGI KESEHATAN


DAMPAK NEGATIF ROKOK BAGI KESEHATAN




KATA PENGANTAR

Alhamdulilah berkat Rida Allah swt, kami dapat menysusun makalah yang berjudul  “Bahaya Merokok Bagi Kesehatan”

Penyusunan makalah ini dilakukan dengan cara pengamatan dan studi pustaka. Banyak pihak yang membantu terselesaikannya makalah ini. Untuk itu sudah seharusnya ucapan terimakasih kami sampaikan kepada :

1. Bapak ............ selaku pembimbing karya tulis
2  I bu .... selaku wali kelas ....
3. Semua pihak yang telah membantu

Penyusunan makalah ini saya upayakan semaksimal mungkin agar sempurna. Namun demikian kritik dan saran demi kesempurnaan makalah ini sangat kami harapkan.

Semoga banyak manfaatnya bagi pembaca.. Amin



DAFTAR ISI


HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan

BAB II PEMBAHASAN
A. Apakah yang dimaksud merokok
2. Zat kimia yang terkandung dalam rokok
3. Penyebab seseorang merokok
3. Dampak merokok.
4. Cara mengatasi meluasnya bahaya merokok
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Rokok merupakan hasil dahan tembakau terbungkus termasuk cerutu atau bentuk lainnya yang dihasilkan oleh tanaman nicotia tabacum, nicotiana rustica dan spesies lainnya atau sintesisnya yang mengandung nicotin dan tar atau bahan tambahan yang dapat menyebabkan gejala yang sangat ketat bila tidak dihentikan, selain dari segi kesehatan, rokok juga mempengaruhi kepribadian rokok sendiri. Biasanya perokok berkepribadian yang kera dan apabila tidak merokok sekali saja maka kelakukannya semakin menjadi-jadi.

Remaja sejak  usia SMP sudah mulai kenal rokok. Tanpa rokok tidak gaul kata mereka. Rokjok mereka jadikan jati diri sebagai rasa gengsi dan kejantanan. Di luar sekolah, anak-naka dengan santainya merokok dengan masih berseragam sekolah.

Akibat rokok teidak mereka hiraikan walau sudah banyak iklan yang menyampaikan larangan merokok
Seharusnya kampanye anti merokok dilaksanakan sejak dini di sekolah-sekolah. Kegiatan razia anti rokok di dunia pendidikan harus digalakka. Remaja adalah tulang punggung bangsa yang bisa mempelopori gerakan hdiup sehat dengan anti rokok.

B. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan kenyataan di atas, permasalahan ini dapat dirumuskan sebagai berikut:

1. Apakah yang dimaksud merokok?
2. Zat kimia apakah yang terkandung dalam rokok?
Apakah yang menyebabkan seseorang merokok?
3. Apakah dampak merokok?
4. Bagaimanakah cara mengatasi meluasnya bahaya merokok?


C. TUJUAN
1. Untuk mengetahui penjelasan merokok
2. Untuk mengetahui penyebab seseorang merokok
3. Untuk mengetahui dampak merokok. 
4. Untuk mengetahui cara mengatasi meluasnya bahaya merokok.


BAB II
PEMBAHASAN

1. APAKAH YANG DIMAKSUD MEROKOK?

 Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya.
Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung (walaupun pada kenyataannya itu hanya tinggal hiasan, jarang sekali dipatuhi).

Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.

2. FAKTAR PENYEBAB MEROKOK

1. Faktor Individu atau perorangan :
a. Adanya kepercayaan bahwa rokok dapat mengatasi semua persoalan
b. Bagi generasi muda adanya tekanan kelompok sebaya untuk dapat diterima / diakui dalam kelompoknya.
c. Sebagai pernyataan tidak puas terhadap sistem atau nilai sosial yang berlaku
d. Sebagai pernyataan sudah dewasa atau ikut zaman (mode)
e. Ingin coba-coba, kurang pengawasan dari orang tua serta beberapa alasan lain.

2. Faktor Lingkungan
a. Tempat tinggal berada di lingkungan peredaran atau pemakaian narkotika, psi katropika, atau zat adiktif lainnya
b. Bersekolah di tempat atau lingkungan yang rawan terhadap obat yang sering di salahgunakan
c. Bergaul dengan para pengedar dan pemakai

3. BAHAN KIMIA YANG TERKANDUNG DALAM ROKOK

rokok


 bahan kimia apa saja yg ada di dalam rokok ini.. nah berikut beberapa bahan kimia yg ada dalam rokok.

1.aseton : penghapus cat kuku
2.hidrogen sianida : racun untuk melaksanakan hukuman mati
3.m-toluidin : bahan pembuat cat
4.amoniak : bahan pembersih lantai
5.naftilamin : bahan pembuat cat
6.uretan : fumagen
7.matanol : bahan spirtus bakar
8.toluen : pelarut industri
9.piren
10.arsen : racun tikus
11.dimetilnitrosamin
12.dibenzakridin
13.naftalen : kapur barus
14.fenol : pembersih lantai
15.kadmium : dipakai untuk baut baterai
16.butan : bahan bakar korek
17.karbon monoksida
18.benzo (a.k.a) piren
19.vinilklorida
20.polonium : bahan bakar radio aktif

Rokok mengandung + 4000 elemen zat kimia, 1.200 diantaranya dinyatakan berbahaya bagi kesehatan karena merupakan bahan kimia. Beracun serta 43 dari bahan tersebut merupakan bahan penyebab kanker. Bahan-bahan tersebut antara lain :

1. Tar
Tar merupakan komponen dalam asap rokok ynag tinggal seabgai sisa sesudah dihilangkan nokotin dan tetasan carian yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru dan menyebabkan kanker. Di dalam tar banyak komponen / partikel yang bersifat karsinogenik salah satu diantaranya. Berzopiren, zat kimia lain adalah berbagai senyawa fenol yang bekerja mempercepat aktivisi sel-sel kanker. Di dalam 1 batang rokok menghasilkan 10 – 30 mg tar.
2. Karbonmonoksida (CO)
Merupakan zat yang mengikat hemoglobin dalam darah yang membuat darah tidak mampu meningkat oksigen sehingga oksigen terlepas dari ikatannya. Karbon monoksida berupa gas beracun dan tidak berbau yang menyebabkan pembuluh.

3. Nicotin
Merupakan zat adiktif yang mempengaruhi saraf dan peredaran darah. Zat ini besifat karsinogen. Dan mampu memicu kanker paru-paru yang mematikan. Nicotin menyebabkan meningkatnya. Nicotin menyebabkan meningkatnya tekanan darah dan mempercepat denyut jantung, namun nikotin tidak menyebabkan ketergantungan fisik tetapi toleransi terhadap kerjanya makin lama makin meningkat. Dalam 1 batang rokok terdapat 2 – 3 mg nikotin.

4. Zat kimia lainnya
Zat kimia antara lain : amoniak, aformaidehida, asetaldehida, hidrogen dan lain-lain zat tersebut menghentikan gerak silia pada saluran pernafasan selama 6 – 8 jam. Sehingga gas menghambat pengeluaran silukus dan fungsi sel-sel silia sehingga menghambat pula eksekusi tar dari dinding sel nafas.


4.  . AKIBAT ROKOK BAGI KESEHATAN
Secara garis besar rokok tembakau berhubungan dengan penyakit jantung melalui:
a. Meningkatkan denyut jantung
b. Meningkatkan vasokontriksi perivel yang menyebabkan naiknya tekanan darah
c. Melepaskan asam lemak dari tempat penyimpanan adi pasa sehingga peredaran lemak bebas, darah meningkat yang menyebabkan arteriosclerosis.
d. Mengurangi pengangkutan oksigen ke dalam jaringan melalui kompetisi dengan kandungan janin.

Akibat Rokok Bagi Janin
a. Merokok sigaret selama kehamilan dapat mengurani bobot lahir bayi
b. Merokok sigaret berkaitan dengan meningkatkan kemungkinan kejadian neonata dan kematian bayi dalam kandungan
c. Meningkatnya kemungkinan terjadinya keguguran

Pengaruh Rokok Pada Ketahanan Tubuh
a. Paparan kronis asap rokok dapat menyebabkan energi limfosis T.
b. Nikotin merupakan komponen immunosubpersitive yang utama baik seluler maupun humoral
c. Efek nikotin terhadap limfosit T. tetap ada meskipun paparan atelah dihentikan
d. Mempengaruhi jumlah limfosit T. dan rendahnya rasio CDA / SDB
e. Mempengaruhi fungsi dan bentuk sel-sel inflam makrofag.

Jenis-Jenis Penyakit Akibat Merokok
a. Bronkitis khonik
b. Tukak lambung
c. Kanker paru-paru
d. Emphysena
e. Jantung iskemik
f. Stroke


PEROKOK PASIF DAN PEROKOK AKTIF
Merokok bukan hanya merugikan bagi yang orang merokok saja, tetapi juga orang yang di sekitarnya. Orang yang bukan perokok yang di sekitar orang merokok dapat menghirup asap rokok. Orang seperti ini disebut dengan perokok pasif atau perokok sekunder.

Risiko perokok pasif lebih tinggi pada perempuan, anak-anak dan bayi. Asap rokok yang terhisap oleh anak-anak dan bayi dapat menyebabkan asma, infeksi telinga, bahkan bayi yang menjadi perokok pasif dapat mengalami sindrom kematian bayi.

Perokok pasif dapat mengalami gejala seperti pembentukan lendir yang berlebihan pada saluran napas, batuk, iritasi paru-paru, nyeri dada dan ada rasa tidak nyaman di dada. Perokok pasif juga bisa merasa iritasi pada hidung, mata dan tenggorokan. Bila perokok pasif mengalami nyeri dada, hal tersebut bisa dijadikan indikator bahwa seseorang terkena penyakit jantung.

Pada perokok aktif, merokok dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, tekanan darah tinggi dan diabetes. Selain menurunkan risiko terkena serangan jantung, menghentikan kebiasaan merokok juga dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung koroner. Menghentikan kebiasaan merokok perlu upaya fisik dan mental. Perokok harus memahami bahaya dari merokok.

Upaya Yang Diperlukan Untuk Mengurangi Laju Prevalensi Perokok Usia Dini
Pengendalian yang efektif dan pemihakan pemerintah yang lebih tegas. Untuk itu yang harus dilakukan adalah membuat peraturan perundang2an untuk mencegah bahaya rokok pada anak berupa :
1. Anak tidak boleh merokok
2. Anak tidak boleh membeli rokok
3. Orang dewasa tidak boleh menjual rokok pada anak
4. Orang tua tidak boleh merokok di depan anak.
5. Orang dewasa tidak boleh merokok di depan ibu yang sedang hamil.
6. Ibu yang sedang hamil tidak boleh merokok.
7. Iklan rokok tidak boleh mengambil sasaran anak-anak.


Seperti Apa Aturannya ?
Aturannya seperti disebutkan sebelumnya antara lain: anak tidak boleh merokok, anak tidak boleh membeli rokok, orang dewasa tidak boleh menjual rokok pada anak, orang tua tidak boleh merokok di depan anak dan iklan rokok tidak boleh mengambil sasaran anak-anak.
Pejabat publik tidak merokok didepan umum, karena pejabat publik menjadi sorotan.

Bagaimana Dari Implementasinya ?
1. Semua fasilitas publik harus bebas asap rokok.
2. Lembaga-lembaga pendidikan harus bebas asap rokok.
3. Tempat-tempat ibadah harus bebas asap rokok.



BAB III
PENUTUP



KESIMPULAN
1. Merokok sangat merugikan kesehatan
2. Banyak zat kimia yangkandung dalam rokok.
3. Perokok aktif dan pasif sama sama menanggung akibat pengaruh zat kimia dari asap rokok.

SARAN
1. Jagalah eksehatanmu, hindari merokok.
2. Merokok berarti memproduksi za\t kimia. Lindungilah tubuhmu dari masuknya racun racund ari rokok.
3. Hindarilah asap rokok dimanapun kamu berapada.


 DAFTARA PUSTAKA
http://id.wikipedia.org/wiki/Rokok
http://hamzsevenfoldsm.blogspot.com/2011/05/bahan-kimia-yg-terkandung-dalam-rokok.html
http://www.slideshare.net/RajaSurya/penyebab-remaja-merokok
http://sehat-secara-alami.blogspot.com/2012/07/bahaya-perokok-pasif-dan-perokok-aktif.html
http://dir.groups.yahoo.com/group/gbkp/message/6131


MAKALAH INI HANYA SEBAGAI CONTOH SEDERHANA
UNTUK LEBIH JELASNYA TANYAKAN PADA GURU PEMBIMBINGMU MASIG=MASING

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar